Cari Blog Ini

Memuat...

Kamis, 06 Desember 2012

Pengembangan Teknologi Pertanian Indonesia

Pengembangan Teknologi Pertanian di Indonesia

padi beras internasional

      Teknologi pada awalnya dibuat oleh manusia untuk mempermudah berbagai pekerjaan yang dilakukan. Berbagai teknologi yang ditemukan oleh manusia berkembang pesat dalam 100 tahun ini, mulai dari bidang transportasi hingga informasi, tidak terkecuali dunia pertanian.

      Perkembangan teknologi pertanian di Indonesia sebenarnya sudah sangat lama, berbagai alat pertanian seperti cangkul, garu, waluku (alat bajak), sabit, hingga ani-ani mungkin bisa dijadikan contoh teknologi pertanian yang pada zamannya sangat membantu kehidupan petani. Sejak manusia mengembangkan mesin-mesin pertanian, perlahan tapi pasti, teknologi pertanian yang sederhana mulai ditinggalkan karena dianggap tidak produktif. Penggunaan handtractor, tressure, hingga penggilingan padi dapat kita temui di berbagai pedesaan di Indonesia.
      Hampir semua proses pertanian, kini tidak lepas dari teknologi. Perusahaan benih menawarkan teknologi perbenihan dalam rangka menghasilkan benih yang unggul. Perusahaan- perusahaan alat pertanian pun bertebaran menawarkan produknya, mulai dari mesin pompa air, hand tractor, dan sebagainya. Perusahaan pupuk kimia dan obat-obatan dengan menggunakan teknologi yang canggih menawarkan berbagai produknya untuk meningkatkan produktifitas dan menangani hama penyakit. Mesin-mesin yang digunakan untuk pengolahan pasca panen juga semakin bertebaran.
Teknologi  pertanian modern secara umum dikuasi oleh perusahaan-perusahaan. Teknologi yang dulu bisa diproduksi oleh petani, perlahan digeser dengan produksi pabrik. Petani mau tidak mau tergantung dengan berbagai macam teknologi yang ditawarkan. Walaupun belakangan ini dunia pertanian merasakan dampak negatif teknologi seperti penggunaan pupuk yang berlebihan.
        Teknologi sederhana yang dulu sangat dekat dan bisa diproduksi oleh petani harus menjadi pengalaman bagus, dimana perkembangan teknologi pertanian ke depan harus bisa dimengerti dan dijangkau oleh petani. Pemakaian teknologi tinggi di pertanian akan semakin menjauhkan petani dengan teknologi itu sendiri. Pertimbangan pertanian yang berkelanjutan dan tidak merusak ekosistem harus menjadi prinsip dalam membuat teknologi pertanian. Jika teknologi modern yang berkembang  hanya mengejar produktifitas tetapi tidak mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan maka teknologi yang awalnya untuk mempermudah, malah akan mempersulit manusia di kemudian hari.

0 komentar:

Poskan Komentar

Loading...

Radio Online

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More